Bawaslu Landak Lakukan Koordinasi dengan DPMPD Bahas Penguatan Pendidikan Politik Pasca Pemilihan 2024
|
Ngabang, Humas Bawas Landak - Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Landak melakukan kunjungan koordinasi ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupaten Landak, pada Rabu siang (14/05/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah silaturahmi sekaligus konsolidasi kelembagaan pasca berakhirnya Tahapan pengawasan Pemilihan Serentak Tahun 2024.
Koordinasi ini diterima langsung oleh Kepala Dinas DPMPD, Mardimo, S.E., M.E. Dalam suasana yang hangat dan konstruktif, kedua belah pihak membahas pentingnya keberlanjutan pendidikan politik di tingkat desa sebagai upaya memperkuat partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam berdemokrasi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Landak, Barto Agato Dirgo, S.H, menyampaikan bahwa meskipun tahapan Pemilihan 2024 telah selesai, tugas Bawaslu dalam mendorong pemahaman politik yang sehat di masyarakat tetap berlanjut.
“Kami ingin membangun sinergi berkelanjutan dengan DPMPD, terutama dalam menguatkan pendidikan politik yang menyentuh masyarakat desa secara langsung. Ini bagian dari pengawasan partisipatif jangka panjang,” ungkapnya.
Dirgo juga menekankan pentingnya pendalaman materi politik kepada aparatur desa agar mereka dapat menjadi agen informasi dan edukasi di lingkungan masing-masing. Hal ini dinilai krusial mengingat peran strategis desa dalam menjaga stabilitas dan integritas demokrasi di tingkat akar rumput.
Sementara itu, Kepala DPMPD Kabupaten Landak menyambut baik kunjungan dan inisiatif Bawaslu tersebut. Ia menyatakan kesiapan dinasnya untuk berkolaborasi dalam program-program edukasi politik dan pemberdayaan masyarakat desa.
"Kami siap, ikut andil dalam kegiatan bersama, termasuk sosialisasi atau forum warga yang berorientasi pada peningkatan literasi politik di desa,” ujarnya.
Koordinasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kemitraan antar lembaga demi mewujudkan demokrasi yang inklusif dan berdaya. Ke depan, Bawaslu dan DPMPD berkomitmen merancang program strategis yang dapat menyasar generasi muda desa, perempuan, dan kelompok rentan agar mereka lebih aktif terlibat dalam proses politik secara sehat dan sadar.
Penulis dan Foto: A. Becker, 2025.