SOSIALISASI PENGAWASAN PARTISIPATIF: Bawas Landak Jalin MoU dengan IWO
|
Ngabang, Humas Bawaslu Kabupaten Landak - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Landak menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif “Peran Media Dalam Pengawasan Pemilihan Serentak 2024 di Kabupaten Landak, Jum’at (30/08/2024).
Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Hanura Ngabang, dimana kegiatan dibuka langsung oleh Anggota Bawaslu Provinsi Kalimantan Barat Yosep Harry Suyadi, yang dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Landak, Barto Agato Dirgo, Anggota Bawaslu Kabupaten Landak, Moh. Murtado, beserta staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Landak, Kesbangpol Landak, yang di wakili oleh Gusti Sabran, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Landak, anggota Panwas Kecamatan dan para awak media yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Landak.
Ketua panitia kegiatan yang di wakili oleh Kasianus, dalam laporannya mengatakan adapun dasar kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif ini dalam rangka meningkatkan pengawasan Pemilihan Serentak 2024 khususnya di Kabupaten Landak, sehingga menjadi Pemilihan yang sejalan dengan nilai-nilai demokrasi yang sesungguhnya.
“Maksud dan tujuan kegiatan hari ini, adalah untuk melakukan, pencegahan pelanggaran pada Pemilihan Serentak Tahun 2024,” ungkap Kasianus.
Sementara itu, Ketua Bawas Landak Dirgo, dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa peran awak media sangat diperlukan, terutama dalam upaya mencegah adanya kampanye hitam maupun berita-berita yang mengandung adu domba maupun unsur pemberitaan hoax untuk menjaga kondusifitas di Kabupaten Landak.
“Walaupun belum ditetapkan sebagai daftar calon tetap, kita sudah mendapatkan dua pasangan calon yang pastinya kalau kita mau jujur, dimedia sosial Tiktok, instagram, youtube sudah ada kampanye hitam, sudah ada menjelek-jelekan. Jadi masing-masing orang, baik Bawaslu, dan juga wartawan, apabila menemukan berita-berita yang kebenaranya tidak bisa diuji, itu bisa kita sampaikan ke Kominfo karena Bawaslu RI juga memiliki kerjasama dengan pihak Kominfo pusat untuk bisa menghilangkan akun-akun yang menyebar berita-berita bohong,” ungkap lelaki kelahiran Darit ini.
Ia juga menambahkan bahwa kondusifitas, rasa damai jelang Pilkada merupakan cita-cita yang diinginkan oleh masyarkat maupun para penyelenggara Pemilu. Namun situasi tersebut dikatakannya tidak akan sama seperti yang akan dihadapi dilapangan nantinya. “Karena yang sudah terjadi yang saya lihat, belum dilapangan, tapi di media sosial sudah nampak. Harapan kita bapak, ibu wartawan, kemudian Kominfo yang pada hari ini menjadi narasumber bisa memberikan situasi yang mampu meredam kondisi-kondisi yang dapat menciptakan pembelahan antar masyarakat di Kabupaten Landak,” paparnya.
Disisi lain Anggota Bawas Provinsi Kalimantan Barat, Yosep, mengapresiasi langkah positif dari Bawaslu Landak menggandeng para awak media untuk melakukan pengawasan dan pencegahan pada pelaksanaan Pilkada Kabupaten Landak Tahun 2024, yang diharapkan pencegahan pelanggaran yang dilakukan dapat dilaksanakan secara masiv.
“Jadi berdasarkan pengalaman saya, tidak akan mungkin Bawaslu dapat bekerja tanpa membuka komunikasi dengan pihak lain. Makanya di pelanggaran-pelanggaran ada Sentra Gakumdu bekerjasama dengan pihak Kepolisian, dan Kejaksaan,” ungkap Yosep.
Yosep menambahkan bahwa Pemilu maupun Pilkada adalah sebuah potensi sengketa yang dilegalkan secara konstitusi, namun menurutnya harus ada aturan mainnya, dimana aturan mainnya adalah undang-undang, namun dirinya yakin bahwa pemilih di Kabupaten Landak merupakan pemilih yang dewasa, pemilih yang bisa memilih sesuai dengan keinginan masing-masing.
“Saya berharap kepada teman-teman media, bantun kami untuk menyuarakan terkait kerja-kerja kami, terkait aturan dan norma yang ada di Pemilihan Serentak 2024, serta memberikan edukasi kepada publik, dan juga pemilih bahwa Pilkada ini harus berjalan sesuai dengan norma dan regulasi,” pungkasnya.
Dalam kegiatan ini juga Bawas Landak mengadakan penandatanganan MoU dengan IWO Landak, dimana poin utama MoU ini adalah pengawasan bersama potensi-potensi pelanggaran khususnya di media sosial, dimana kampanye hitam, hoax yang sudah mulai bertebaran.
Melalui kolaborasi ini, keduanya berkomitmen untuk memantau dan menangani informasi palsu guna menjaga integritas komunikasi serta menciptakan lingkungan digital yang lebih sehat dan terpercaya khususnya dalam Tahapan Pemilihan 2024 di Kabupaten Landak.
Foto & penulis: Andre Becker. Editor: Andre Becker. Sumber: Sabat, & A. Becker, Aug-2024.